Kepala Desa Ajimembah Diduga Kuat Lindungi Penebangan Pohon Ilegal

Kepala Desa Ajinembah Jacksen Tarigan (pakai topi) saat dikonfirmasi awak media di kantornya. Limitnews/Viktor

KARO – Pengelolaan hutan yang tidak sesuai aturan dan peraturan salah satunya penebangan pohon secara ilegal akan berdampak terjadinya longsor. Begitu pula dengan Kepala Desa (Kades) Ajinembah, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo diduga kuat telah menyalahgunakan jabatannya melindungi penebangan pohon tanpa izin/ilegal.

Pasalnya, sebanyak 25 truk mengangkut kayu keluar dari Desa Ajinembah pada 1 Januari 2024 disinyalir tidak memiliki izin menuju Panglong Tambunan di Simpang 4 Kabanjahe, milik pengusaha Samuel Tambunan.

BACA JUGA: Warga Apresiasi Polsek Tiga Panah Patroli Cegah Kamtibmas

Ironisnya, Kepala Desa Ajinembah Jacksen Tarigan saat dikonfirmasi di kantornya pada Jumat (2/2/2024), terkait 25 truk kayu yang keluar dari wilayahnya terkesan tidak mengetahui padahal tahu persis.

“Keterangan izin yang digunakan untuk kegiatan tersebut masih di kantor KPH 15 Jalan Samura Kabanjahe, dan belum selesai, dan belum bisa digunakan karEna kekuatan surat yang sah dan prosedur SOP untuk kegiatan penebangan belum selesai,” kata Kades Jacksen Tarigan terkait 25 truk pengangkut kayu tersebut.

Sementara itu, salah satu warga Desa Ajinembah yang enggan menyebutkan namanya mengaku kecewa dengan kinerja Kepala Desa Ajinembah.

“Kita selaku warga Desa Ajinembah menyesalkan kinerja Pemerintahan Desa Ajinembah yang tidak menjaga hutan dengan baik, justru terkesan merusak hutan yang dampaknya setiap saat terjadi banjir dan longsor,” kata warga tersebut.

BACA JUGA: Tom Lembong Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Untuk itu, dia berharap Kepala Desa melaksanakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai Kades untuk melayani masyarakatnya.

“Tugas intinya Kades adalah pelayan untuk masyarakat dan mengerjakan setiap jalan dan pupuk untuk petani, dan anggarannya yang dikirim untuk desa, itulah yang harus dikerjakan oleh Kades, bukan malah membekap penebangan dan mengambil keuntungan dari kegiatan tanpa izin/ilegal,” tegasnya.

 

Penulis: Viktor

RELATED POSTS
FOLLOW US