Karyawan Korban PHK Kecewa Putusan Majelis Hakim PN Serang

805

limitnews.net

Majelis hakim dan anggota Pengadilan Negeri Serang. Limitnews.net/Luster Siregar

TANGERANG - Sekitar 115 karyawan Essenza merasa kecewa atas putusan majelis hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Serang, Senin (26/7/2021). Menurut Agus, salah seorang karyawan pabrik Keramik yang turut dalam persidangan tersebut, mengaku bahwa pihaknya sangat kecewa atas putusan majelis hakim yang menyidangkan.

"Perjuangan mempertahankan hak sudah lama kami lakukan, yakni sejak di PHK yaitu pada pertengahan 2016 lalu," tegas Agus yang diiyakan rekan-rekannya.

Sepertinya tambah Agus menampakkan kekecewaannya, majelis hakim tak berlaku adil dalam membuat keputusan. Condong ada keberpihakan, gumamnya menduga-duga.

Kekecewaan itu boleh jadi terlontar. Sebab jika mengacu pada peraturan perundang-undangan tentang perburuhan sebagaimana yang dianjurkan oleh Dinas Ketenaga Kerjaan Kota Tangerang selaku mediator. Seyogianya perusahaan atau pabrik yang berlokasi di Kota Tangerang dan sudah menjadi Perusahaan Terbuka (Tbk) itu membayar hak-hak pekerja atau karyawan sepenuhnya.

limitnews.net

Kuasa hukum bersama karyawan korban PHK. Limitnews.net/Luster Siregar

Sementara itu, Pengacara Ranop Siregar, kuasa hukum yang mengwakili para karyawan menyatakan pikir-pikir atas putusan majelis hakim tersebut.

“Sesuai ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku tentang perburuhan,” sebut Ranop sebagaimana tertuang dalam gugatannya.

Bahwa PT. Internusa Keramik Alamsari Industri (INKA) dan PT. Intikeramik Alamsari Industri, Tbk (IKAI) membayar hak-hak karyawan yang sudah di-PHK yaitu sebesar Rp 35 miliar lebih. Namun yang dikabulkan majelis hakim hanya sekitar Rp 8 miliar.

"Kemungkinan besar, kami akan melakukan upaya hukum lainnya yakni Kasasi ke Mahkamah Agung," tegas Nicky Alfonso Matondang , rekan Ranop menjawab wartawan.

Menurut hemat kami, sebut Nicky lagi. Sepertinya majelis hakim keliru dalam menerapkan pertimbangan hukumnya.

“Sehingga putusan dimaksud diduga ada keberpihakan, paparnya menampakkan kekecewaaannya,” tandas Nicky.

 

Penulis: Luster Siregar

Share
Category: TangerangTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.