Menteri Sosial Geram Bansos di Tangerang Disunat

434

limitnews.net

Wali Kota Kota Tangerang, Arief Wirmansyah. Limitnews.net/Luster Siregar

TANGERANG – Terkait dugaan penyelewengan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang dilakukan oleh petugas Pendamping Wilayah di Kota Tangerang. Wali Kota Kota Tangerang, Arief Wirmansyah ikut kesal mendengar petugas Pendamping Wilayah di daerahnya, melakukan pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada warganya.

Arief mengimbau, agar warga yang menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos), agar tidak segan-segan atau takut melapor kepada petugas jika merasa ada penyelewengan.

"Saya, Wali Kota telah menjalin hubungan kerjasama dengan pihak Kepolisian dan Kejari serta instansi terkait lainnya khusus untuk menangani penyimpangan Bansos," tegas Arief kepada wartawan Senin (2/8/2021).

limitnews.net

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat Sidak di Kelurahan Pinang dan Karang Tengah. Limitnews.net/Luster Siregar

Marahnya Arief kepada petugas pemberi bantuan patut dimaklumi, sebab akibat penyimpangan itu Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengklaim Kota Tangerang sebagai pelayan terburuk ikhwal pendistribusian Bansos.

Hal itu terungkap manakala pada Rabu, minggu lalu Risma melakukan Sidak ke Kelurahan Pinang dan Karang Tengah.

Ditengarai, beberapa orang warga yang ditemuinya yang berhak menerima bantuan, mengaku masing-masing dipotong sebesar Rp 50 ribu. Pemotongan itu katanya, sebagai uang administrasi.

Seyogianya warga menerima akumulasi bulan Mei dan Juni sebesar Rp 600.000, namun yang mereka terima hanya sebesar Rp 550.000.

 

Penulis: Luster Siregar

Share
Category: TangerangTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.