Usai Jaksa Baca Dakwaan, Hakim Sesalkan Tindakan Terdakwa

371

limitnews.net

Terdakwa Dedih alias Bos Jangkrik. Limitnews.net/Luster Siregar

 

TANGERANG – Merasa lahannya belum pernah diperjualbelikan ke pengembang, Dedih alias Bos Jangkrik (68) bersama rekannya nekad secara paksa ingin menguasai lahan. Namun tindakan ini ditepis pihak manajemen perusahaan sekaligus menolak pengakuan Dedih.

Guna penyelesaian persengketaan tersebut, akhirnya perusahaan mengambil langkah. Klaim-mengklaim hak kepemilikan lahan ditempuh melalui jalur hukum persidangan perdata.  Bahkan saat ini kasusnya tengah diproses secara pidana dan menjadikan Dedih sebagai terdakwa.

"Saudara tidak boleh bertindak secara paksa untuk memasuki atau menguasai rumah, ruangan atau pekarangan tertutup yang sedang dipakai orang lain. Sebaiknya saudara menggugat secara perdata, jika memang orang lain menguasai lahan milikmu. Biarlah pengadilan yang mengeksekusi atau mengosongkannya, kelak," ujar Fathul Mujib, ketua majelis hakim PN. Tangerang yang memimpin persidangan memberi nasehat sekaligus menyesali tindakan terdakwa seusai jaksa M. Ubaidillah membacakan dakwaannya pada Kamis, (16/09/21).

Kasus dugaan pelanggaran Pasal 167 ayat (1) KUHP ini berawal sebagaimana dakwaan jaksa. Pada sekitar awal bulan tahun 2019 silam, sebut jaksa.

Terdakwa Dedih menyuruh orang lain, dua puluh orang lebih secara paksa untuk memasuki perumahan Salakanagara milik pengembang PT. PMS yang terletak di Desa Saga, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dedih membuat pagar dengan menggunakan bambu. Kemudian di tengah jalan, dicor plang besi bertuliskan : 'Berdasarkan Sertifikat, tanah ini atas nama Sawini dan tidak pernah diperjualbelikan'.

Akibat perbuatan terdakwa tambah jaksa, akses jalan di perumahan khususnya blok C dan blok E terputus. Juga warga sekitar pekarangan rumah tidak nyaman. Sehingga banyak membuat komplain kepada manajemen perusahaan pengembang.

Bahkan efek dari permasalahan ini banyak calon konsumen membatalkan rencana pembelian unit rumah.

 

Penulis: Luster Siregar

Category: TangerangTags:

limitnews
No Response

Comments are closed.